Masih bingung memilih IELTS Academic atau IELTS General Training? Pelajari perbedaan format, tujuan, tingkat kesulitan, dan tips memilih jenis IELTS yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Salah satu pertanyaan yang paling sering diajukan oleh calon peserta IELTS adalah, “Saya harus memilih IELTS Academic atau IELTS General Training?”. Sekilas, kedua jenis tes ini tampak serupa karena sama-sama menguji kemampuan Listening, Reading, Writing, dan Speaking. Namun, sebenarnya terdapat beberapa perbedaan penting yang dapat memengaruhi persiapan, strategi belajar, hingga tujuan penggunaan hasil tes.
Memilih jenis IELTS yang tepat bukan hanya membantu Anda mempersiapkan diri dengan lebih efektif, tetapi juga memastikan sertifikat yang diperoleh sesuai dengan persyaratan institusi, universitas, perusahaan, atau program imigrasi yang dituju.
Artikel ini akan membahas secara lengkap perbedaan IELTS Academic dan IELTS General Training, mulai dari tujuan, format soal, tingkat kesulitan, hingga tips menentukan pilihan yang paling sesuai.
Apa Itu IELTS?
IELTS (International English Language Testing System) adalah salah satu tes kemampuan bahasa Inggris yang diakui secara internasional. Hasil tes ini digunakan oleh universitas, perusahaan, lembaga profesional, dan otoritas imigrasi di berbagai negara seperti Inggris, Australia, Kanada, Selandia Baru, dan banyak negara lainnya.
Secara umum, IELTS terdiri dari dua jenis utama:
- IELTS Academic
- IELTS General Training
Keduanya menggunakan sistem penilaian Band Score dari 0 hingga 9.
Tujuan IELTS Academic
IELTS Academic dirancang untuk peserta yang ingin menggunakan kemampuan bahasa Inggris dalam lingkungan akademik.
Tes ini biasanya dibutuhkan oleh:
- Calon mahasiswa program sarjana.
- Calon mahasiswa magister.
- Peserta program doktor.
- Profesional yang ingin mendapatkan lisensi di bidang tertentu seperti kesehatan atau pendidikan.
Karena ditujukan untuk dunia akademik, beberapa bagian tes menggunakan teks dan tugas yang lebih berorientasi pada lingkungan pendidikan tinggi.
Tujuan IELTS General Training
IELTS General Training lebih berfokus pada penggunaan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.
Jenis tes ini umumnya digunakan untuk:
- Program imigrasi.
- Persyaratan kerja.
- Pelatihan profesional.
- Pendidikan non-universitas.
- Program pelatihan kejuruan.
Materi yang digunakan lebih dekat dengan situasi sehari-hari dibandingkan konteks akademik.
Bagian yang Sama pada Kedua Jenis IELTS
Meskipun memiliki tujuan berbeda, ada beberapa bagian yang sama.
1. Listening
Durasi sekitar 30 menit.
Semua peserta, baik Academic maupun General Training, mengerjakan soal Listening yang sama.
Materinya meliputi:
- Percakapan sehari-hari.
- Diskusi.
- Presentasi.
- Kuliah singkat.
Jumlah soal tetap 40.
2. Speaking
Tes Speaking juga sama.
Peserta akan menjalani wawancara langsung dengan examiner.
Tes terdiri dari tiga bagian:
- Perkenalan.
- Individual Long Turn.
- Discussion.
Durasi sekitar 11–14 menit.
Perbedaan IELTS Academic dan General Training
Perbedaan utama terdapat pada Reading dan Writing.
Reading
IELTS Academic
Reading menggunakan tiga bacaan yang lebih kompleks.
Topik berasal dari:
- Buku.
- Jurnal.
- Artikel ilmiah.
- Publikasi akademik.
Kosakata yang digunakan relatif lebih formal.
IELTS General Training
Reading lebih berfokus pada teks yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
Misalnya:
- Iklan.
- Brosur.
- Panduan.
- Informasi tempat kerja.
- Artikel majalah.
Bahasanya umumnya lebih sederhana dibandingkan Academic.
Writing
Inilah bagian yang paling berbeda.
IELTS Academic Writing Task 1
Peserta diminta menganalisis informasi visual seperti:
- Grafik.
- Diagram.
- Tabel.
- Peta.
- Proses.
Kemampuan utama yang dinilai adalah kemampuan mendeskripsikan data secara objektif.
IELTS General Training Writing Task 1
Peserta diminta menulis surat.
Jenis surat dapat berupa:
- Surat formal.
- Surat semi-formal.
- Surat informal.
Situasi yang diberikan biasanya berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
Writing Task 2
Task 2 hampir sama untuk kedua jenis IELTS.
Peserta diminta menulis esai sekitar 250 kata berdasarkan suatu topik.
Namun, tema pada Academic sering kali sedikit lebih formal dibandingkan General Training.
Mana yang Lebih Sulit?
Tidak ada jawaban mutlak karena tingkat kesulitan bergantung pada latar belakang peserta.
Secara umum:
- Reading Academic dianggap lebih menantang karena teksnya lebih panjang dan kompleks.
- Writing Academic Task 1 membutuhkan kemampuan membaca grafik dan data.
- General Training lebih dekat dengan situasi kehidupan nyata sehingga terasa lebih mudah bagi sebagian peserta.
Namun, standar penilaian Band Score tetap sama.
Cara Memilih Jenis IELTS yang Tepat
Pilih IELTS Academic jika Anda:
- Akan mendaftar ke universitas.
- Melanjutkan studi S1, S2, atau S3.
- Membutuhkan lisensi profesi tertentu.
- Diminta secara khusus oleh institusi pendidikan.
Pilih IELTS General Training jika Anda:
- Mengurus program imigrasi.
- Melamar pekerjaan di luar negeri.
- Mengikuti pelatihan profesional.
- Memenuhi persyaratan visa tertentu.
Sebelum mendaftar, selalu periksa persyaratan resmi dari institusi atau organisasi yang meminta hasil IELTS agar tidak salah memilih jenis tes.
Kesalahan yang Sering Dilakukan Peserta
Tidak Mengecek Persyaratan
Beberapa peserta langsung mendaftar tanpa memastikan jenis IELTS yang diminta.
Akibatnya, sertifikat yang diperoleh tidak dapat digunakan.
Belajar dengan Materi yang Salah
Ada peserta General Training yang justru lebih banyak berlatih soal Academic, atau sebaliknya.
Hal ini membuat persiapan menjadi kurang efektif.
Menganggap General Training Tidak Perlu Persiapan
Walaupun materi lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari, General Training tetap membutuhkan latihan yang konsisten agar memperoleh Band Score yang diinginkan.
Tips Persiapan Menghadapi IELTS
Agar hasil tes optimal, lakukan beberapa langkah berikut:
- Tentukan target Band Score sejak awal.
- Pahami format tes yang akan diikuti.
- Latih kemampuan Listening setiap hari.
- Perbanyak membaca artikel berbahasa Inggris.
- Berlatih menulis esai dan surat sesuai format tes.
- Latih Speaking bersama teman atau tutor.
- Kerjakan simulasi lengkap menggunakan batas waktu resmi.
- Evaluasi hasil latihan secara berkala.
Persiapan yang terencana akan meningkatkan rasa percaya diri ketika menghadapi ujian sesungguhnya.
Kesimpulan
IELTS Academic dan IELTS General Training memiliki tujuan yang berbeda meskipun sama-sama mengukur kemampuan bahasa Inggris. Academic lebih ditujukan untuk kebutuhan pendidikan tinggi dan profesi tertentu, sedangkan General Training lebih sesuai untuk keperluan kerja, pelatihan, dan imigrasi.
Memahami perbedaan keduanya akan membantu Anda memilih jenis tes yang sesuai dengan tujuan. Sebelum mendaftar, pastikan selalu memeriksa persyaratan dari universitas, perusahaan, atau lembaga yang meminta sertifikat IELTS. Dengan memilih jenis tes yang tepat dan mempersiapkan diri secara matang, peluang memperoleh Band Score sesuai target akan semakin besar.
FAQ
Apakah IELTS Academic lebih sulit daripada General Training?
Bagian Reading dan Writing Academic umumnya dianggap lebih kompleks karena menggunakan materi akademik. Namun, tingkat kesulitan tetap bergantung pada kemampuan dan pengalaman masing-masing peserta.
Apakah skor IELTS Academic dan General berbeda?
Tidak. Keduanya menggunakan sistem penilaian Band Score yang sama, yaitu dari Band 0 hingga Band 9.
Bisakah hasil IELTS General digunakan untuk kuliah di luar negeri?
Sebagian besar universitas mensyaratkan IELTS Academic. Oleh karena itu, selalu periksa persyaratan resmi dari institusi tujuan sebelum mengikuti tes.
Bagaimana cara mengetahui jenis IELTS yang harus saya ambil?
Tentukan berdasarkan tujuan Anda. Jika untuk studi di perguruan tinggi, pilih IELTS Academic. Jika untuk pekerjaan, pelatihan, atau program imigrasi, biasanya IELTS General Training menjadi pilihan yang tepat.