
Banyak calon peserta IELTS merasa bingung ketika harus memilih antara IELTS Academic dan IELTS General Training. Sekilas kedua tes ini terlihat sama karena sama-sama menguji kemampuan berbahasa Inggris melalui empat keterampilan utama, yaitu Listening, Reading, Writing, dan Speaking. Namun, keduanya memiliki tujuan, format, serta tingkat kesulitan yang berbeda.
Memilih jenis tes yang tepat sangat penting. Kesalahan memilih dapat membuat hasil tes tidak dapat digunakan untuk keperluan yang Anda inginkan, baik itu melanjutkan studi, bekerja di luar negeri, maupun mengajukan imigrasi.
Melalui artikel ini, Anda akan memahami secara lengkap perbedaan IELTS Academic dan IELTS General, siapa yang sebaiknya mengikuti masing-masing tes, serta tips menentukan pilihan yang paling sesuai.
Apa Itu IELTS?
IELTS (International English Language Testing System) merupakan salah satu tes kemampuan bahasa Inggris yang paling banyak digunakan di dunia. Hasil tes ini diakui oleh ribuan universitas, perusahaan, organisasi profesional, dan lembaga pemerintah di berbagai negara.
IELTS dirancang untuk mengukur kemampuan seseorang menggunakan bahasa Inggris dalam situasi akademik maupun kehidupan sehari-hari.
Secara umum terdapat dua jenis tes:
IELTS Academic
IELTS General Training
Meskipun memiliki beberapa bagian yang sama, keduanya ditujukan untuk kebutuhan yang berbeda.
Apa Itu IELTS Academic?
IELTS Academic dirancang bagi peserta yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau program pascasarjana di negara berbahasa Inggris.
Tes ini juga sering menjadi persyaratan bagi profesi tertentu seperti dokter, perawat, apoteker, atau tenaga profesional yang harus menunjukkan kemampuan bahasa Inggris dalam konteks akademik.
Materi Reading dan Writing pada IELTS Academic menggunakan teks yang lebih formal dan bersumber dari jurnal, buku, artikel ilmiah, maupun publikasi akademik.
Apa Itu IELTS General Training?
IELTS General Training lebih berfokus pada kemampuan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.
Jenis tes ini biasanya digunakan untuk:
Keperluan imigrasi.
Program kerja di luar negeri.
Pelatihan atau pendidikan non-universitas.
Persyaratan kerja tertentu.
Materi Reading dan Writing menggunakan teks yang lebih praktis, seperti iklan, brosur, surat, panduan, atau artikel umum.
Persamaan IELTS Academic dan IELTS General
Meskipun berbeda tujuan, terdapat beberapa bagian yang sama.
Listening
Bagian Listening memiliki format yang sama pada kedua jenis tes.
Peserta akan mendengarkan empat rekaman audio dan menjawab 40 pertanyaan dalam waktu sekitar 30 menit.
Materi mencakup percakapan sehari-hari hingga diskusi akademik.
Speaking
Tes Speaking juga identik.
Peserta akan menjalani wawancara langsung dengan penguji yang terdiri dari tiga bagian:
Perkenalan.
Berbicara mengenai topik tertentu.
Diskusi yang lebih mendalam.
Durasi tes sekitar 11–14 menit.
Perbedaan IELTS Academic dan IELTS General
1. Reading
Perbedaan paling mencolok terdapat pada bagian Reading.
IELTS Academic
Artikel ilmiah.
Jurnal.
Grafik.
Tulisan akademik.
IELTS General
Pengumuman.
Brosur.
Panduan kerja.
Artikel umum.
Reading Academic biasanya dianggap lebih menantang karena menggunakan kosakata akademik yang lebih kompleks.
2. Writing
Writing Task 1 memiliki format yang berbeda.
Pada IELTS Academic, peserta diminta mendeskripsikan grafik, tabel, diagram, atau proses.
Sementara pada IELTS General, peserta diminta menulis surat formal, semi-formal, atau informal sesuai situasi yang diberikan.
Writing Task 2 pada kedua jenis tes sama-sama berupa esai argumentatif dengan jumlah minimal 250 kata.
3. Tujuan Penggunaan
Academic digunakan untuk:
Kuliah.
Pascasarjana.
Profesi tertentu.
General digunakan untuk:
Imigrasi.
Bekerja.
Pelatihan.
Mana yang Lebih Sulit?
Pertanyaan ini sering muncul.
Jawabannya bergantung pada tujuan dan latar belakang peserta.
Sebagian besar peserta menganggap Reading dan Writing Academic lebih sulit karena menggunakan bahasa yang lebih formal dan topik yang lebih kompleks.
Namun, jika Anda terbiasa membaca jurnal atau artikel ilmiah, perbedaannya mungkin tidak terlalu signifikan.
Cara Memilih Jenis IELTS
Sebelum mendaftar, pastikan Anda mengetahui persyaratan dari institusi tujuan.
Jika Anda akan melanjutkan kuliah ke universitas, hampir selalu diperlukan IELTS Academic.
Sebaliknya, jika tujuan Anda adalah mengajukan visa kerja atau imigrasi, banyak negara menerima IELTS General Training.
Selalu periksa persyaratan resmi agar tidak salah memilih.
Tips Persiapan
Apa pun jenis tes yang dipilih, persiapan tetap menjadi kunci keberhasilan.
Beberapa tips yang dapat diterapkan:
Buat jadwal belajar yang konsisten.
Perbanyak membaca artikel berbahasa Inggris.
Latih kemampuan menulis setiap minggu.
Dengarkan podcast atau berita berbahasa Inggris.
Berlatih berbicara dengan teman atau mentor.
Kerjakan simulasi tes secara rutin.
Semakin sering berlatih, semakin percaya diri Anda saat menghadapi ujian sebenarnya.
Kesalahan yang Sering Dilakukan
Beberapa peserta melakukan kesalahan berikut:
Mendaftar jenis IELTS tanpa memeriksa persyaratan institusi.
Hanya fokus pada satu keterampilan.
Tidak memahami format soal.
Jarang melakukan simulasi dengan batas waktu.
Mengabaikan evaluasi setelah latihan.
Menghindari kesalahan-kesalahan tersebut akan membantu meningkatkan peluang memperoleh skor sesuai target.
FAQ
Apakah skor IELTS Academic dan General sama?
Ya. Keduanya menggunakan sistem penilaian Band Score dari 0 hingga 9.
Bisakah IELTS General digunakan untuk mendaftar universitas?
Sebagian besar universitas meminta IELTS Academic. Namun, selalu cek persyaratan institusi tujuan.
Apakah Listening dan Speaking berbeda?
Tidak. Listening dan Speaking memiliki format yang sama pada kedua jenis tes.
Mana yang lebih baik?
Tidak ada yang lebih baik. Pilih jenis tes sesuai tujuan Anda, karena masing-masing dirancang untuk kebutuhan yang berbeda.
Kesimpulan
Memahami perbedaan antara IELTS Academic dan IELTS General merupakan langkah awal yang penting sebelum mengikuti ujian. Meskipun keduanya memiliki sistem penilaian yang sama, tujuan, format Reading, dan Writing dirancang untuk kebutuhan yang berbeda.
Dengan mengetahui tujuan Anda sejak awal, Anda dapat memilih jenis tes yang tepat, mempersiapkan diri secara lebih efektif, dan meningkatkan peluang meraih skor yang dibutuhkan. Jangan lupa untuk selalu memeriksa persyaratan dari universitas, perusahaan, atau lembaga imigrasi sebelum mendaftar agar hasil tes yang diperoleh dapat digunakan sesuai kebutuhan.