
Pendahuluan
Banyak peserta IELTS menganggap bagian Reading sebagai tantangan terbesar setelah Writing. Bukan karena kosakata yang sulit saja, tetapi juga karena keterbatasan waktu. Dalam waktu hanya 60 menit, peserta harus menyelesaikan tiga bacaan panjang beserta 40 pertanyaan. Kondisi ini membuat banyak orang panik, membaca terlalu detail, lalu kehabisan waktu sebelum semua soal selesai.
Padahal, peserta dengan skor Band 7 ke atas umumnya tidak membaca seluruh artikel kata demi kata. Mereka menggunakan dua teknik membaca cepat yang sangat efektif, yaitu skimming dan scanning.
Kedua teknik ini bukan sekadar membaca cepat, melainkan strategi yang dirancang agar peserta mampu menemukan informasi penting dalam waktu singkat tanpa kehilangan pemahaman utama. Teknik ini juga sangat dianjurkan dalam berbagai panduan persiapan IELTS karena Reading lebih menguji kemampuan menemukan informasi daripada menghafal isi bacaan.
Artikel ini akan membahas secara lengkap bagaimana menggunakan skimming dan scanning agar skor IELTS Reading meningkat secara signifikan.
Apa Itu Skimming?
Skimming adalah teknik membaca cepat untuk mendapatkan gambaran umum isi sebuah bacaan.
Tujuan utama skimming adalah memahami:
topik utama
ide pokok setiap paragraf
struktur artikel
arah pembahasan
Saat melakukan skimming, Anda tidak perlu membaca setiap kalimat.
Sebaliknya, fokuslah pada:
judul
subjudul
kalimat pertama paragraf
kalimat terakhir paragraf
kata yang dicetak tebal
angka
nama orang
nama tempat
Dalam waktu 2–3 menit saja, Anda sudah memiliki gambaran mengenai keseluruhan artikel.
Apa Itu Scanning?
Scanning adalah teknik mencari informasi tertentu tanpa membaca seluruh teks.
Misalnya Anda diminta menemukan:
tahun
tanggal
nama tokoh
angka
lokasi
istilah tertentu
Maka mata Anda hanya mencari kata tersebut sampai menemukannya.
Scanning sangat berguna pada soal:
True/False/Not Given
Matching Information
Short Answer
Sentence Completion
Diagram Completion
Dengan teknik ini, waktu pengerjaan dapat dipersingkat secara signifikan.
Mengapa Skimming dan Scanning Sangat Penting?
Kesalahan terbesar peserta IELTS adalah membaca seperti sedang membaca novel.
Padahal Reading IELTS bukan menguji kemampuan menikmati bacaan.
Yang diuji adalah kemampuan:
menemukan informasi
memahami hubungan antaride
mengenali sinonim
menentukan letak jawaban secara cepat
Jika membaca setiap kata, hampir dipastikan waktu akan habis sebelum soal terakhir selesai.
Cara Melakukan Skimming yang Benar
1. Baca Judul
Judul hampir selalu menunjukkan topik utama.
Misalnya:
“The Future of Renewable Energy”
Maka Anda langsung tahu artikel akan membahas energi terbarukan.
2. Baca Kalimat Pertama
Sebagian besar paragraf bahasa Inggris memiliki topic sentence di awal.
Kalimat ini biasanya menjelaskan inti paragraf.
3. Perhatikan Kata Kunci
Misalnya muncul kata:
however
therefore
moreover
in contrast
Kata-kata ini menunjukkan hubungan antargagasan.
4. Jangan Berhenti pada Kata Sulit
Peserta Band tinggi tidak berhenti hanya karena menemukan satu kata yang tidak dikenal.
Selama ide utamanya dipahami, lanjutkan membaca.
Cara Melakukan Scanning dengan Efektif
Scanning dimulai setelah membaca pertanyaan.
Misalnya soal berbunyi:
“When was the bridge completed?”
Anda cukup mencari angka atau tahun.
Contohnya:
1885
1992
2018
Begitu menemukan angka tersebut, baca dua hingga tiga kalimat di sekitarnya.
Biasanya jawaban berada di sana.
Perbedaan Skimming dan Scanning
Skimming Scanning
Mencari ide utama Mencari informasi spesifik
Dilakukan sebelum mengerjakan soal Dilakukan saat mencari jawaban
Membaca cepat seluruh teks Fokus pada kata tertentu
Memahami struktur bacaan Menemukan detail
Keduanya saling melengkapi.
Latihan Skimming Selama 5 Menit
Ambil artikel bahasa Inggris.
Atur stopwatch.
Dalam lima menit:
baca judul
baca subjudul
baca kalimat pertama setiap paragraf
tuliskan ide utama artikel
Ulangi latihan ini setiap hari.
Lama-kelamaan otak akan terbiasa menangkap informasi penting.
Latihan Scanning Selama 10 Menit
Gunakan artikel berita berbahasa Inggris.
Cari:
semua angka
nama orang
nama kota
nama perusahaan
tanggal
Semakin sering dilakukan, semakin cepat mata menemukan informasi.
Kesalahan yang Sering Dilakukan Peserta IELTS
Membaca Semua Kata
Ini adalah penyebab utama kehabisan waktu.
Tidak Membaca Pertanyaan Terlebih Dahulu
Pertanyaan membantu menentukan informasi apa yang harus dicari.
Panik Saat Menemukan Kosakata Baru
Tidak semua kata harus dipahami.
Bahkan peserta Band tinggi pun sering menemui kata yang belum pernah mereka lihat sebelumnya.
Tidak Mengenali Sinonim
Reading IELTS hampir tidak pernah menyalin kalimat secara persis.
Misalnya:
Question:
increase
Artikel:
rise
grow
expand
Semuanya memiliki makna yang hampir sama.
Kemampuan mengenali sinonim sangat menentukan skor Reading.
Strategi Menjawab Setiap Passage
Passage 1
Target selesai:
15–17 menit
Karena relatif mudah, usahakan memperoleh skor maksimal.
Passage 2
Target:
20 menit
Mulai gunakan scanning lebih sering.
Passage 3
Target:
23–25 menit
Bacaan paling kompleks sehingga membutuhkan kombinasi skimming dan scanning secara efektif.
Jadwal Latihan 14 Hari
Hari 1–3
latihan skimming
membaca artikel pendek
Hari 4–6
latihan scanning
mencari angka dan nama
Hari 7–10
mengerjakan satu Reading Passage setiap hari
Hari 11–14
simulasi Reading penuh selama 60 menit
Catat jumlah jawaban benar setiap latihan untuk melihat perkembangan.
Tips Tambahan Agar Reading Semakin Cepat
Beberapa kebiasaan sederhana berikut dapat memberikan dampak besar terhadap performa Reading:
Perbanyak membaca artikel berbahasa Inggris setiap hari.
Latih kosakata berdasarkan tema seperti pendidikan, lingkungan, kesehatan, dan teknologi.
Biasakan mengenali sinonim dan parafrasa, karena soal IELTS sering menggunakan kata yang berbeda dari teks.
Jangan terpaku pada satu soal terlalu lama. Jika kesulitan, lanjutkan ke soal berikutnya dan kembali jika masih ada waktu.
Lakukan simulasi ujian secara rutin dengan batas waktu asli agar terbiasa bekerja di bawah tekanan.
Dengan latihan yang konsisten, kecepatan membaca dan akurasi menjawab akan meningkat secara bertahap.
Penutup
Skimming dan scanning bukan sekadar teknik membaca cepat, melainkan keterampilan yang wajib dikuasai oleh setiap peserta IELTS yang ingin memperoleh skor tinggi. Dengan memahami ide utama melalui skimming dan menemukan informasi spesifik menggunakan scanning, Anda dapat menghemat banyak waktu tanpa mengorbankan ketepatan jawaban.
Ingatlah bahwa keberhasilan pada IELTS Reading tidak bergantung pada seberapa cepat Anda membaca setiap kata, tetapi pada seberapa efisien Anda menemukan informasi yang relevan. Jadikan latihan kedua teknik ini sebagai bagian dari rutinitas belajar harian. Dengan disiplin dan evaluasi yang konsisten, target Band 7+ bukan lagi sekadar harapan, melainkan tujuan yang realistis untuk dicapai.