Beranda » 10 Kesalahan Grammar IELTS Writing yang Sering Dilakukan Siswa dan Cara Memperbaikinya

10 Kesalahan Grammar IELTS Writing yang Sering Dilakukan Siswa dan Cara Memperbaikinya

Grammar merupakan salah satu komponen penting dalam penilaian IELTS Writing. Bersama dengan Task Achievement atau Task Response, Coherence and Cohesion, serta Lexical Resource, aspek Grammar Range and Accuracy menentukan band score yang akan diperoleh peserta. Sayangnya, banyak siswa menganggap grammar hanya sebagai kumpulan aturan yang harus dihafal. Akibatnya, mereka sering mengulangi kesalahan yang sama ketika mengerjakan Writing Task 1 maupun Writing Task 2.

Kabar baiknya, sebagian besar kesalahan grammar yang muncul dalam IELTS Writing sebenarnya dapat diperbaiki melalui latihan yang tepat. Dengan mengenali pola kesalahan sejak awal, siswa dapat menulis lebih akurat, lebih percaya diri, dan mengurangi kesalahan yang berdampak langsung pada penilaian examiner.

Artikel ini membahas sepuluh kesalahan grammar yang paling sering dilakukan peserta IELTS beserta strategi praktis untuk mengatasinya.

Mengapa Grammar Sangat Berpengaruh dalam IELTS Writing?

Examiner tidak hanya menilai apakah sebuah kalimat benar secara tata bahasa, tetapi juga melihat kemampuan peserta menggunakan berbagai struktur kalimat secara fleksibel dan akurat.

Band score grammar yang tinggi umumnya menunjukkan bahwa peserta mampu:

  • Menggunakan berbagai jenis kalimat.
  • Memilih tense yang sesuai.
  • Menghindari kesalahan yang mengganggu pemahaman.
  • Mengontrol struktur kompleks dengan baik.
  • Menulis secara alami dalam bahasa Inggris akademik.

Karena itu, memperbaiki grammar berarti meningkatkan kualitas keseluruhan tulisan.

1. Subject-Verb Agreement yang Tidak Konsisten

Kesalahan ini termasuk yang paling sering muncul.

Contohnya:

  • The number of students increase every year.

Kalimat tersebut seharusnya menggunakan kata kerja tunggal karena subjek utamanya adalah number.

Perbaikannya:

  • The number of students increases every year.

Cara Mengatasinya

Sebelum menulis, pastikan Anda mengidentifikasi subjek utama, bukan kata benda yang berada setelahnya.


2. Salah Menggunakan Tenses

Banyak siswa berpindah dari present tense ke past tense tanpa alasan yang jelas.

Misalnya:

  • The graph shows… and then it increased dramatically.

Padahal seluruh laporan dapat menggunakan present atau past sesuai konteks grafik.

Cara Mengatasinya

Tentukan tense sebelum mulai menulis.

Untuk grafik masa lalu gunakan past tense.

Untuk fakta umum gunakan present tense.


3. Menghilangkan Artikel (a, an, the)

Peserta yang bahasa pertamanya tidak menggunakan artikel sering mengabaikan bagian ini.

Contoh:

  • Government should improve education system.

Lebih tepat:

  • The government should improve the education system.

Cara Mengatasinya

Biasakan memeriksa setiap noun countable apakah memerlukan artikel.


4. Kalimat Terlalu Pendek dan Berulang

Sebagian siswa hanya menggunakan simple sentence.

Misalnya:

  • People work hard.
  • They earn money.
  • They buy houses.

Tulisan seperti ini memang benar secara grammar, tetapi kurang menunjukkan variasi.

Lebih baik:

  • People work hard so that they can earn enough money to buy houses.

Cara Mengatasinya

Gabungkan beberapa ide menggunakan conjunction seperti:

  • because
  • although
  • while
  • since
  • whereas

5. Run-on Sentence

Kesalahan ini terjadi ketika dua ide utama digabung tanpa tanda baca atau conjunction.

Contoh:

  • People exercise every day they become healthier.

Perbaikan:

  • People exercise every day because they become healthier.

atau

  • People exercise every day. As a result, they become healthier.

6. Salah Menggunakan Preposition

Preposition sering membingungkan karena tidak selalu mengikuti pola bahasa Indonesia.

Contoh yang sering salah:

  • discuss about
  • depend of
  • interested on

Bentuk yang benar:

  • discuss
  • depend on
  • interested in

Cara Mengatasinya

Pelajari verb dan adjective yang memiliki pasangan preposition tertentu.


7. Singular dan Plural Noun

Kesalahan sederhana ini tetap sering ditemukan.

Misalnya:

  • Many student prefer online learning.

Seharusnya:

  • Many students prefer online learning.

Cara Mengatasinya

Periksa setiap quantifier seperti:

  • many
  • several
  • numerous
  • various

Pastikan noun setelahnya berbentuk plural.


8. Passive Voice Digunakan Secara Berlebihan

Passive voice memang berguna, terutama pada Writing Task 1.

Namun, penggunaan yang terlalu banyak membuat tulisan terasa kaku.

Contoh:

  • It is believed…
  • It is considered…
  • It is thought…

Jika digunakan pada hampir setiap kalimat, tulisan menjadi monoton.

Cara Mengatasinya

Seimbangkan penggunaan active voice dan passive voice sesuai kebutuhan.


9. Relative Clause yang Tidak Tepat

Relative clause membantu menghasilkan variasi grammar.

Namun, banyak siswa salah memilih kata penghubung.

Contoh:

  • The people which live here…

Lebih tepat:

  • The people who live here…

Cara Mengatasinya

Ingat penggunaan dasar:

  • who → orang
  • which → benda
  • where → tempat
  • whose → kepemilikan

10. Tidak Melakukan Grammar Checking

Kesalahan terakhir justru paling mudah dihindari.

Banyak peserta langsung berhenti menulis ketika waktu hampir habis.

Padahal dua atau tiga menit terakhir sangat penting.

Gunakan waktu tersebut untuk memeriksa:

  • subject-verb agreement
  • article
  • plural noun
  • tense
  • punctuation

Pemeriksaan singkat sering kali mampu menghilangkan beberapa kesalahan sekaligus.

Cara Melatih Grammar Secara Efektif

Belajar grammar tidak harus selalu melalui buku tata bahasa yang tebal. Yang lebih penting adalah konsistensi latihan.

Beberapa metode yang dapat Anda terapkan meliputi:

  • Menulis satu paragraf setiap hari menggunakan struktur grammar yang berbeda.
  • Menganalisis contoh esai IELTS dengan band score tinggi untuk melihat bagaimana grammar digunakan dalam konteks nyata.
  • Membuat daftar kesalahan pribadi dan memeriksanya setiap kali selesai menulis.
  • Mengulang latihan pada area grammar yang paling sering salah daripada mempelajari terlalu banyak topik sekaligus.
  • Membaca artikel akademik sederhana untuk mengenali pola kalimat yang alami.

Pendekatan seperti ini membantu Anda memahami grammar sebagai alat komunikasi, bukan sekadar kumpulan aturan.

Checklist Grammar Sebelum Mengumpulkan IELTS Writing

Sebelum mengakhiri ujian, biasakan melakukan pemeriksaan cepat menggunakan daftar berikut:

  • Apakah setiap kalimat memiliki subjek dan kata kerja?
  • Apakah tense digunakan secara konsisten?
  • Apakah artikel a, an, dan the sudah tepat?
  • Apakah kata benda jamak menggunakan bentuk plural?
  • Apakah conjunction digunakan dengan benar?
  • Apakah ada variasi antara simple, compound, dan complex sentence?
  • Apakah tanda baca sudah membantu memperjelas makna?

Checklist sederhana ini dapat mengurangi banyak kesalahan yang sering memengaruhi skor Grammar Range and Accuracy.

Kesalahan Grammar yang Paling Berdampak pada Band Score

Tidak semua kesalahan memiliki dampak yang sama. Examiner biasanya lebih memperhatikan kesalahan yang mengganggu pemahaman atau terjadi berulang kali.

Kesalahan seperti penggunaan tense yang tidak konsisten, subject-verb agreement yang salah di hampir setiap paragraf, atau struktur kalimat yang tidak lengkap akan lebih memengaruhi penilaian dibandingkan satu atau dua kesalahan kecil yang bersifat tidak konsisten.

Oleh karena itu, fokuslah memperbaiki pola kesalahan yang paling sering Anda lakukan sebelum mencoba mempelajari struktur grammar yang lebih rumit.

Kesimpulan

Grammar yang baik dalam IELTS Writing bukan berarti menggunakan struktur yang rumit di setiap kalimat. Yang paling penting adalah kemampuan menulis secara akurat, jelas, dan konsisten. Examiner lebih menghargai penggunaan grammar yang benar dan sesuai konteks daripada kalimat kompleks yang justru penuh kesalahan.

Dengan mengenali sepuluh kesalahan grammar yang paling umum, berlatih secara teratur, serta membiasakan diri melakukan pemeriksaan sebelum mengumpulkan jawaban, Anda dapat meningkatkan kualitas tulisan secara signifikan. Seiring waktu, kemampuan Grammar Range and Accuracy akan berkembang, sehingga peluang memperoleh band score IELTS Writing yang lebih tinggi pun semakin besar.

mandsaue1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas